Agenda
  • 01 Desember 2013 s/d 07 Desember 2013
    Rencana Akreditasi Program Studi PGSD Universitas Majalengka
  • 21 Januari 2013 s/d 23 Januari 2013
    Pelaksanaan Ujian Akhir Semester Tahun Akademik 2013-2014
  • 18 April 2012 s/d 18 April 2012
    Acara Puncak Peresmian Gedung Auditorium
  • 15 April 2012 s/d 15 April 2012
    Gerak Jalan Santai BERHADIAH
  • 15 April 2012 s/d 15 April 2012
    Aerobic
  • 14 April 2012 s/d 14 April 2012
    Kuliah Umum
  • Sekilas Info
    • Rencana Akreditasi Program Studi PGSD Universitas Majalengka tahun 2013
    • Ujian Akhir Semester (UAS) Ganjil FAPENDAS Akan diadakan pada tanggal 21 Januari s/d 26 Januari
    • Perkulihaan untuk mahasiswa baru & lama dilaksanakan mulai tanggal 17 September 2012
    • selesai juga kegiatan acara visitasi prodi muamalah..alhamdulilah
    • Kegiatan latihan kepemimpinan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Majalengka akan di adakan pada t
    • Ujian Akhir Semester (UAS) Ganjil FAPENDAS, Akan diadakan pada tanggal 16 Januari s/d 21 Januari 20
    • Ujian Akhir Semester (UAS) Ganjil FAI , Akan diadakan pada tanggal 16 Januari s/d 21 Januari 2012
    • Ujian Akhir Semester (UAS) Ganjil FH, Akan diadakan pada tanggal 16 Januari s/d 21 Januari 2012
    • Ujian Akhir Semester (UAS) Ganjil FKIP Akan diadakan pada tanggal 16 Januari s/d 21 Januari 2012
    • Ujian Akhir Semester (UAS) Ganjil FAPERTA Akan diadakan pada tanggal 09 Januari s/d 14 Januari 2012
    • Ujian Akhir Semester (UAS) Ganjil FT Akan diadakan pada tanggal 09 Januari s/d 14 Januari 2012
    • Ujian Akhir Semester (UAS) Ganjil FEKON Akan diadakan pada tanggal 09 Januari s/d 14 Januari 2012
    • Ujian Akhir Semester (UAS) Ganjil FISIP Akan diadakan pada tanggal 09 Januari s/d 14 Januari 2012
    • Latihan Kepeminpinan Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Majalengka akan diadakan pada tanggal 18
    • Pengumuman Hasil Studi akan diadakan pada tanggal 16 Januari s/d 28 Januari 2012


    Tracer Study
    Ayo berpartisipasi untuk mengikuti Kuesioner Tracer Study UNMA bagi alumni lulusan tahun 2010, Lebih lanjut Klik disini


    Arsip Berita



    Arsip Artikel


    Unma » Home » Artikel » Pemanasan global

    Senin, 01 April 2013 - 16:50:32 WIB
    Pemanasan global
    Oleh : admin
    Dibaca: 20495 kali

    Pemanasan global atau Global Warming adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi.

    Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa, "sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia"[1] melalui efek rumah kaca. Kesimpulan dasar ini telah dikemukakan oleh setidaknya 30 badan ilmiah dan akademik, termasuk semua akademi sains nasional dari negara-negara G8. Akan tetapi, masih terdapat beberapa ilmuwan yang tidak setuju dengan beberapa kesimpulan yang dikemukakan IPCC tersebut.

    Model iklim yang dijadikan acuan oleh projek IPCC menunjukkan suhu permukaan global akan meningkat 1.1 hingga 6.4 °C (2.0 hingga 11.5 °F) antara tahun 1990 dan 2100.[1] Perbedaan angka perkiraan itu disebabkan oleh penggunaan skenario-skenario berbeda mengenai emisi gas-gas rumah kaca di masa mendatang, serta model-model sensitivitas iklim yang berbeda. Walaupun sebagian besar penelitian terfokus pada periode hingga 2100, pemanasan dan kenaikan muka air laut diperkirakan akan terus berlanjut selama lebih dari seribu tahun walaupun tingkat emisi gas rumah kaca telah stabil.[1] Ini mencerminkan besarnya kapasitas kalor lautan.

    Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrem,[2] serta perubahan jumlah dan pola presipitasi. Akibat-akibat pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian, hilangnya gletser, dan punahnya berbagai jenis hewan.

    Beberapa hal-hal yang masih diragukan para ilmuwan adalah mengenai jumlah pemanasan yang diperkirakan akan terjadi di masa depan, dan bagaimana pemanasan serta perubahan-perubahan yang terjadi tersebut akan bervariasi dari satu daerah ke daerah yang lain. Hingga saat ini masih terjadi perdebatan politik dan publik di dunia mengenai apa, jika ada, tindakan yang harus dilakukan untuk mengurangi atau membalikkan pemanasan lebih lanjut atau untuk beradaptasi terhadap konsekuensi-konsekuensi yang ada. Sebagian besar pemerintahan negara-negara di dunia telah menandatangani dan meratifikasi Protokol Kyoto, yang mengarah pada pengurangan emisi gas-gas rumah kaca.

     

    Sumber : Wikipedia bahasa Indonesia